Family

Hal Yang Identik Dengan Suasana Lebaran

Setelah hampir 2 minggu kita menahan hawa nafsu. Tak terasa kita sebentar lagi akan menyambut idul fitri. Banyak juga hal unik dan berbeda selama lebaran yang akan kamu temui. Berikut ini adalah hal yang identik dengan suasana lebaran :

1. Mudik

Mudik adalah perjalanan kembali ke kampung halaman yang sudah lama ditinggalkan. Budaya mudik ini marak terjadi di Indonesia, inilah yang membuat suasana lebaran berbeda dari biasanya. Jalan – jalan protokol yang biasanya lengang menjadi ramai. Ibu kota yang biasanya ramai menjadi lengang karena ditinggal mudik para  perantaunya. Bahkan karena padatnya arus mudik di Iindonesia, beberapa stasiun televisi pun menyiarkan info kepadatan lalu-lintas mudik ini.

2. Ketupat

Ketupat merupakan makanan khas lebaran. Beras yang dimasak menggunakan bungkus dari janur kelapa membuatnya semakin nikmat terlebih jika dipadukan dengan opor ayam atau rendang yang membuat lebaran teras berbeda. Terlepas dari itu semua ketupat sendiri sebenarnya adalah masakan khas jawa yang diperkenalkan Oleh Sunan Kalijaga yang artinya adalah “Ngaku Lepat,Laku Papat”.

“Ngaku lepat” sendiri artinya adalah “mengakui kesalahan”. Kemudian “Laku papat ” artinya adalah 4 tindakan dalam perayaan lebaran yaitu “Lebaran,Luberan,Leburan,Laburan”

3. Baju Lebaran


Baju baru alhamdulillah dipakai di hari raya, begitulah lirik lagu ketika menjelang lebaran. Mungkin sudah menjadi tradisi atau semacam kebiasaan di Indonesia kalau lebaran harus memakai baju baru. Bahkan yang biasanya tidak berjualan bajupun ikut berjualan baju karena melihat peluang ini. Memakai baju baru ini diidentikkan dengan kembalinya fitrah manusia yang sudah bersih dari dosa karena sudah saling memaafkan. Inilah yang membedakan lebaran dari hari biasanya.

4. Berkumpulnya Keluarga Besar

Inilah yang membedakan keluarga kamu ketika lebaran tiba. Tidak peduli perbedaan pulau atau perbedaan benua.Selama masih bisa diusahakan untuk berkumpul maka akan berkumpul, sampai dibela – belain beli tiket mudik H-4 buan lebaran biar bisa berkumpul bareng keluarga. Dan biasanya tempat berkumpulnya keluarga besar adalah di  tempat yang masih ada kakek atau nenek atau keluarga yang paling tua.

5. Halal Bi Halal

Halal bi halal sendiri menurut asal katanya adalah menghalalkan yang haram .Karena pada zaman pasca kemerdekaan banyak elit politik yang saling berseteru dan tidak mau untuk duduk dalam satu forum, melihat situasi ini Presiden Soekarno pun memanggil KH. Wahab Chasbullah untuk mendiskusikan masalah tersebut, akhirnya terbentuklah istilah Halal Bi Halal yang menjadi tradisi sampai saat ini. Biasanya halal bi halal ini diisi dengana cara open house dan ramah tamah kemudian saling meminta maaf dimulai dari yang muda kemudian dijawab oleh yang tua dan pada akhirnya saling memaafkan.

6. Sirup

Kamu yang jarang beli sirup pun ikut ikutan beli sirup. Entah mengapa disetiap rumah saat lebaran tiba pasti menyediakan sirup. Bahkan jauh-jauh hari sebelum lebaran pun di Indonesia sudah marak adanya iklan sirup  di Stasiun stasiun televisi swasta .Inilah yang membuat suasana lebaran begitu berbeda dengan hari hari biasanya.

About Irwan Rifani

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.