Hewan Peliharaan

8 Bahasa Tubuh Kucing Jantan yang Menandakan Tengah Jatuh Cinta

xKopi - Ketika sang kucing jantan beranjak dewasa, maka Anda harus memahami perasaannya lebih dalam. Bahasa tubuh kucing yang menandakan tengah kasmaran itu akan diperlihatkan secara terang-terangan maupun hanya tersirat. Tidak ada salahnya Anda membelikan kucing baru sebagai pasangan hidup setelah mengenali tanda-tanda ini.


1. Kerap Mengeong-ngeong

Bunyi ngeong-nya berbeda dari biasanya. Bunyi kucing yang tengah jatuh cinta akan terdengar berulang-ulang dengan suara yang lantang. Seakan-akan dia tengah menunjukkan kejantanannya. Begitulah cara dia menarik perhatian kucing betina. Hampir sama dengan cara ayam jantan menarik perhatian ayam betina.

2. Bulu Tubuhnya Bersinar

Sinarnya tentu saja tidak seperti perubahan warna bulu pada burung jantan. Sinar ini menandakan perasaan kucing tengah bergejolak oleh rasa senang tiada terhingga. Jadi lewat sinar pada bulunya itulah cara dia mengungkapkan perasaannya pada siapa pun di sekelilingnya. Perubahan ini mudah sekali diamati kok.

3. Bentuk Tubuh Lebih Bulat

Kucing yang gemuk bukan berarti dia tengah terkena penyakit obesitas. Bisa jadi dia tengah jatuh cinta. Hormon-hormon dalam tubuhnya meningkat sehingga nafsu makannya cenderung bertambah. Pada saat-saat seperti ini, lebih baik Anda cukupkan kebutuhannya. Stok banyak-banyak makanan kucing, seperti Whiskas. Kalau tidak nanti dia bisa stres.

4. Perilakunya Berubah Drastis

Kucing yang tengah jatuh cinta seringkali tidak selera lagi bermain dengan tuannya. Cobalah Anda ajak dia lari-lari. Ajak dia biar mengejar-ngejar pita lagi. Pasti dia tidak mau. Nah, itulah tandanya dia lagi jatuh cinta dan perasaannya tiba-tiba berubah. Dia tidak ingin diperlakukan seperti anak kecil lagi


5. Terlihat Mondar-Mandir Tidak Jelas

Mungkin dia tengah menunggu waktu malam. Jadi sambil menunggu, dia mondar-mandir tidak jelas. Kucing kampung seringkali melakukan hal-hal semacam ini. Mereka merasa punya tuan, jadi sebisa mungkin waktu siang dihabiskan untuk tinggal di rumah. Sementara malamnya baru keluar diam-diam tanpa mengganggu tuannya yang lagi tidur.

6. Kucing Jadi Lebih Sensitif

Ketika kucing tiba-tiba sensitif, bisa jadi dia memang tidak ingin diganggu. Dia ingin menghabiskan waktu untuk melamun sendiri. Istilah manusianya, dia lagi me time. Kalau Anda nekat menggodanya, misalnya dengan memainkan tali di depan mukanya, bisa-bisa Anda malah kena cakar yang serius.

Jangan pernah ganggu kucing yang tengah kasmaran. Nanti pergerakan Anda bisa disalahartikan juga oleh si kucing. Tahu-tahu nanti Anda dicakar tanpa sebab yang pasti. Namun kucing yang sudah hidup selama setahun lebih cenderung menjaga sikapnya pada sang tuan.

7. Ekor Kucing Jadi Melengkung

Kucing yang tengah kasmaran tiba-tiba ekornya jadi terlihat melengkung. Melengkung yang bagaimana? Bukan melengkung ketika tidur melingkar, ya. Namun melengkung secar tampilan fisik. Entah ketika dia tidur, berjalan, atau mungkin ketika menguap di pagi hari. Bahasa tubuh ini cenderung mendekati kenyataan.

8. Banyak Menjilati Benda-Benda Sekitar

Kalau menjilati bulunya sendiri mungkin sudah umum. Bagaimana kalau menjilati benda-benda di sekitarnya? Pernahkah Anda menemukan kucing yang seperti ini? Jadi pada waktu-waktu biasa, dia lebih sering menjilati bola, kaki meja, rumput dan lain-lain. Barangkali itu merupakan ekspresi terhadap kerinduannya pada kucing betina idaman. 

Memahami bahasa tubuh kucing itu memang perlu latihan berkali-kali. Kalau Anda merasa butuh ilmu semacam ini, datangi saja pelatih kucing. Biasanya dia yang paling tahu ekspresi kucing secara psikologis. Dengan begitu, Anda jadi lebih mudah beradaptasi ketika kucing tengah memiliki perasaan tertentu.

About Irwan Rifani

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.