Fashion

Ketahui Cara Print Kaos dengan Printer DTG

xKopi - Printer DTG (Direct To Garment) merupakan teknologi terbaru dari sablon kaos. Print kaos dengan DTG tidak sembarangan, Anda harus tahu langkah-langkah yang benar. Sebelum melakukan percetakan desain, harus dilakukan uji coba terlebih dulu. Berikut beberapa langkah untuk melakukan sablon DTG.

print kaos

  • Untuk menghilangkan kelembapan pada kaos lakukan pengepresan menggunakan heat press pada suhu 165 derajat selama 10 detik.
  • Semprot kaos yang sudah di-press dengan cairan coating pada area yang akan dicetak desainnya. Anda bisa memakai tekanan udara yang besar dengan jarum kompresor yang kecil sehingga menghasilkan semprotan halus. Jika ingin desain A3 pastikan cairan coating sebanyak 10 cc.
  • Biarkan print kaos yang telah disemprot dengan coating selama 5 menit agar cairan coating meresap ke serat kaos.
  • Tutup kaos dengan kertas HVS kemudian press lagi dengan heat press pada suhu 165 derajat celsius selama 10 detik dengan tekanan rendah.
  • Lepaskan kertas HVS kemudian press kembali kaos dengan heat press pada suhu 165 derajat 

Celsius kurang lebih 20 detik. Khusus kaos yang memiliki warna terang tidak perlu melalui proses pre-treatment. Proses print yang telah dilakukan pre-treatment dipasang pada tatakan mesin printer. Pastikan permukaan kaos yang akan diprint rata dan tidak berkerut. Kemudian Anda bisa start printer.
Printer DTG memerlukan perawatan ekstra, jika tidak, maka printer DTG ini akan cepat rusak dan perbaikan pada kerusakan spare part memerlukan biaya yang besar. Berikut adalah tips perawatan printer DTG:

  • Berilah cleaning solution pada print head setelah printer dipakai agar print head tidak tersumbat.
  • Jangan lupa bersihkan sisa-sisa tinta pada print head sebelum mengering.
  • Buang kotoran wiper blade menggunakan cotton bud 2 hari sekali, jika printer dipakai setiap hari.
  • Bersihkan capping station bersamaan dengan wiper blade.
  • Cek dan bersihkan rutin permukaan bawah print head, tapi jangan sampai tergores.
  • Pada encoder strip pastikan tak ada kotoran dan lap setiap minggu dengan kain yang ditetesi cleaning head solution.
  • Bersihkan belt print carriage secara rutin menggunakan sikat gigi. 

Sebelum melakukan pencetakan desain ke kaos, sebaiknya terlebih dulu uji coba menggunakan cartridge original sebelum pakai tinta DTG. Gunakan kain yang tidak terpakai untuk melakukan ujicoba ini. Lakukan beberapa kali uji coba untuk meyakinkan printer bekerja dengan baik. 

Copot cartridge original, isi cartridge microsis dengan tinta DTG. Sebelum cartridge microsis dipasang ke printer DTG pastikan head print di-flushing atau dibersihkan dengan cleaning solution. Selanjutnya pasang cartridge yang sudah terisi tinta DTG ke printer dan posisikan di sebelah kanan sesuai dengan petunjuk anak panah. 

Kaos berwarna gelap yang menggunakan tinta putih, perlu tahapan yang dinamakan Pre-treatment. Proses ini dapat menghasilkan tinta putih agar terlihat pekat. Proses ini sangat penting karena berpengaruh pada kualitas dari hasil printing DTG. Sebaiknya Anda mengerti cara print kaos dtg ini agar tidak salah mengambil langkah saat pengerjaan.

About Irwan Rifani

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.